PENGERTIAN BERPIKIR KRITIS MENURUT PARA AHLI


  • Pengertian berpikir kritis itu apa sih ?
  • Apa yang dimaksud dengan berpikir kritis ?
  • Apa pentingnya berpikir kritis dalam keperawatan ?
  • Apa itu berpikir kritis / arti kata berpikir kritis ?
  • Apa pengertian berpikir kritis menurut islam ?

Pengertian Berpikir Kritis dan Contohnya


Pengertian Berpikir Kritis Menurut Para Ahli :

Pengertian berpikir kritis adalah berpikir pada sebuah level yang kompleks dengan menggunakan berbagai proses analisis dan proses evaluasi terhadap informasi yang didapatkan.

Menurut Beyer:1985, Pengertian berpikir kritis adalah kemampuan kemampuan untuk :

  • Menilai valid tidaknya suatu sumber informasi
  • Bisa membedakan mana yang relevan dan mana yang tidak relevan
  • Bisa membedakan mana yang fakta mana yang opini
  • Mampu untuk mengidentifikasi bias dan sudut pandang

Berpikir kritis adalah kemampuan untuk menganalisis fakta yang ada kemudian membuat beberapa gagasan dan mempertahankan gagasan tersebut kemudian membuat perbandingan. Dengan membuat beberapa perbandingan kita bisa menarik kesimpulan dan membuat sebuah solusi atas masalah yang ada. (pengertian berpikir kritis menurut Chance : 1986)

Berpikir kritis adalah sebuah proses yang disengaja dan dilakukan secara sadar untuk menafsirkan sekaligus mengevaluasi sebuah informasi dari pengalaman, keyakinan dan kemampuan yang ada. (pengertian berpikir kritis menurut Mertes : 1986)

Berpikir kritis sangat diperlukan di dalam kehidupan nyata terutama di bidang perawatan. Pengertian berpikir kritis dalam keperawatan adalah proses berpikir untuk membuat sebuah keputusan dari berbagai landasan seperti bukti, metode, kriteria, konteks, konseptualisasi dan sumber informasinya yang relevan. Seorang perawat yang berpikir kritis maka dia akan mampu :

  • Mengenali berbagai isu di bidang keperawatan dengan mudah.
  • Mengidentifikasi, menganalisis penyebab penyakit dan tingkat hubungan masalah tertentu.
  • Mampu membuat solusi dan mengevaluasinya seperti merumuskan obat-obatan tertentu dan penanganan medis yang tepat untuk pasien.

Dengan demikian berpikir kritis dalam keperawatan sangat penting karena akan meningkatkan keterampilan  dan profesionalisme dalam aktivitasnya di dunia medis.

Pengertian berpikir kritis menurut pandangan Islam berarti segala sesuatu hal yang kita temui dan ketahui di kehidupan sehari-hari tidak boleh ditelan secara mentah-mentah tetapi haruslah dikaji terlebih dahulu asal muasalnya, apa saja informasi yang revelan kemudian menyimpulkan apakah hal tersebut bertentangan dengan ajaran Islam atau tidak. Contoh berpikir kritis tentang perayaan tahun baru : Perayaan pesta pora akhir tahun baru itu asal muasalnya dari mana, kenapa harus dirayakan, apakah ada manfaat atau mudharatnya dsb.

Ciri-ciri berpikir kritis adalah melibatkan berbagai macam keahlian induktif dengan beberapa tahapan, seperti: melakukan analisa masalah secara terbuka, menentukan sebab dan akibat, serta menyajikan kesimpulan dengan cara memperhitungkan berbagai macam data relevan yang didapatkan.

Ketika seseorang sedang berpikir kritis, maka dia sedang melakukan sebuah aktivitas mental di dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Hal tersebut biasanya dilakukan dengan cara menganalisa asumsi, memberi rasional, melakukan evaluasi, melakukan penyelidikan dan terakhir adalah proses pengambilan keputusan. Semua hal yang disebutkan tersebut akan sangat penting di dalam proses pengambilan keputusan, di mana seseorang yang sedang berpikir kritis akan mencari, menganalisa / mengevaluasi informasi, membuat kesimpulan hingga akhirrnya mengambil sebuah keputusan.

Orang yang berpikir kritis akan memiliki kemampuan untuk mencari dan memaparkan hubungan sebuah masalah dengan berbagai pengalaman lainnya yang relevan dengan permasalahan tersebut. Dalam hal ini akan dilakukan sebuah proses berpikir yang terirganisasi untuk memecahkan sebuah permasalahn dengan cara melibatkan aktivitas mental yang mencakup kemampuan: memberikan argumen, merumuskan masalah, melakukan induksi & deduksi, melakukan evaluasi, dan mengambil keputusan.

Di bawah ini adalah beberapa fungsi dari kegiatan berpikir kritis:

  • Mempunyai banyak ide kreatif dan alternatif jawaban.

Dengan membiasakan diri berpikir kritis, maka kita akan memiliki kemampuan untuk menangani sebuah masalah dengan cara berpikir jernih dan cerdas.

  • Lebih cepat memahami sudut pandang orang lain.

Berpikir kritis akan membuat seseorang memiliki pandangan yang lebih fleksibel dan tidak kaku saat menanggapi pendapat orang lain.

  • Menjadi lebih mandiri.

Memiliki kemampuan berpikir kritis, tentu akan membuat seseorang bisa menjadi sebuah sosok pribadi yang mandiri dan mampu melakukan berbagai aktifitas di atas rata-rata.

  • Mudah menemukan peluang baru.

Di saat seseorang memiliki kebiasaan berpikir kritis, maka bisa dipastikan bila dia adalah sosok yang sangat optimis dan selalu berpikiran positif serta memiliki kemampuan lebih bila dibandingkan dengan yang lainnya.


Itulah beberapa contoh pengertian berpikir kritis menurut para ahli. Semoga teman-teman bisa memahami pengertian berpikir kritis secara umum ya ! Baca juga pengertian picisan 🙂