PENGERTIAN DHARMA WACANA


  • Pengertian dharma wacana bahasa bali itu apa sih ?
  • Apa yang dimaksud dengan dharma wacana ?
  • Apa itu dharma wacana ? Apa arti dharma wacana ?
  • Apa artinya dharma wacana ?

Pengertian Dharma Wacana


Pengertian Dharma Wacana Menurut Para Ahli :

Pengertian dharma wacana adalah metode penerangan agama Hindu yang artinya berbicara mengenai ajaran agama atau dharma. Disampaikan pada setiap kesempatan umat Hindu melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan keagamaan,  bisa dikatakan dharma wacana itu sama dengan pidarta atau pidato, hanya saja cara pembawaannya lebih lembut. Topiknya berkisar tentang moral, adat, dan agama. Dharma Wacana diberikan secara umum kepada umat Hindu sesuai dengan sifat, tema, bentuk jenis kegiatan keagamaan tersebut, meliputi desa (tempat), kala (waktu) dan patra (keadaan).

Di masa lalu, metode penerangan semacam ini biasa disebut Upanisada. Upanisada adalah bagian dari kitab Sruthi dan mengandung arti dan sifatnya yang Rahasyapadesa.  Ajaran Upanisad dahulu sering dihubungkan dengan “Pawisik” yaitu ajaran rahasia dari  seorang guru kerohanian kepada muridnya dalam jumlah yang sangat terbatas.

Pendharma wacana disebut juga dengan Dharma pracaraka. Tugasnya  menyebarkan ajaran agama yang terdapat dalam kitab suci Weda. Dalam kitab suci Weda dikatakan bahwa persembahan ilmu pengetahuan nilainya lebih tinggi dari pada persembahan materi. Sehingga untuk memperluas wawasan dan memperdalam penghayatan nilai spiritual agama Hindu itulah dilakukan Dharma Wacana.

Materi Dharma Wacana yang disampaikan pada setiap kegiatan keagamaan yang ada, pada dasarnya meliputi semua aspek ajaran agama Hindu yang dikaitkan dengan kehidupan. Aspek ajaran ini dapat diklasifikasikan kedalam Smerthi, Sruthi, Itihasa, Purana dan Sang Sistha. Sementara penyampaian materinya disesuaikan dengan jenis kegiatan itu sendiri. Contohnya kegiatan persembahyangan bersama hari purnama dan tilem, arisan, resepsi perkawinan, dan sejenisnya. Maka materi yang diungkap adalah beberapa sloka/ayat kitab suci yang sesuai dengan tema dan jenis kegiatan tersebut.

Dharma Wacana hasilnya akan sangat baik dan lebih memuaskan jika disampaikan melalui bahasa yang mudah dimengerti, dihayati dan diresapi serta mampu memukau hadirin. Untuk tujuan inilah penggunaan  istilah-istilah dan kata asing dihindari, kecuali istilah yang belum atau tidak ada padanan katanya. Bahasa yang digunakan dalam Dharma Wacana adalah bahasa Indonesia atau bahasa daerah setempat. Hal ini dikarenakan umat Hindu banyak terdapat di Bali, sehingga banyak digunakanlah Dharma Wacana dalam bahasa Bali.


Itulah pengertian dharma wacana dalam bahasa bali secara singkat. Semoga penjelasan dharma wacana ini bisa bermanfaat bagi teman-teaman semua. Baca juga pengertian rundown acara 🙂